Showing posts with label Inspiration. Show all posts
Showing posts with label Inspiration. Show all posts

Saturday, March 21, 2009

Free Hugs Campaign, Kasih dan Sayang!

Saat itu aq coba untuk mencari video-video yang menginspirasi agar semangat dari dalam diri "motor" dari dalam diri aq sendiri mulai dihidupkan lagi karena kadangkala setiap orang pasti pernah bahkan hampir sering mengalami kemunduran dalam apapun.

Aq terharu waktu menemukan video "Free Hugs" Campaign. Mungkin kita sering melihat dan merasakan pelukan dari seseorang baik itu pacar ataupun papa, mama, kk, adik dsb. Tapi tahukan Anda bahwa pelukan itu sebagai salah satu "Sentuhan" kasih sayang yang dalam. Kenapa sering sekali seorang anak mengalami kekosongan kasih sayang saat mereka besar dan dewasa karena sentuhan dari seorang papah/mamahnya kurang.

Jadi jangan heran klo seorang anak ketika sudah besar bisa hilang kontrol dan mendapatkan kasih sayang dari orang lain dalam artian seorang anak yang kekurangan kasih sayang bisa memberikan dirinya untuk disayangi terhadap hal-hal yang fatal seperti seorang anak yang jadinya menjadi "makanan" buat para pria yang tidak bertanggung jawab.

Apa yang saya lihat di video yang aq coba temukan adalah Kampanye Pelukan Gratis. Aq merasakan bahwa Semua adalah sama seperti yang dilatar belakangi lagu video tersebut oleh "Music by Sick Puppies" titled "All the same". Aq merasakan suatu hal bahwa kita membutuhkan kasih sayang sesama. Satu hal yang penting disini adalah nilai kasih sayang. Jangan dilihat dari sisi negatif bahwa pelukan dengan orang yang tidak dikenal tidak pantas, bukan seperti itu tapi lihatlah betapa dekatnya kasih sayang itu yang barangkali tidak kita dapatkan dari keluarga dekat kita.



Tetaplah saling mengasihi dan sayangilah orang lain selama kita masih hidup didunia ini agar kita semua menjadi berkat buat sesama kita dimana kita tinggal, Amin.

Friday, January 30, 2009

Senar yang putus

Hidup kita terkadang bagai senar yang putus, dipenuhi oleh persoalan kekhawatiran, kekecewaan dan kegagalan.

Dan kita seringkali mencurahkan banyak waktu untuk memikirkan kembali senar yang putus tadi.

Apakah Anda masih memikirkan senar-senar Anda yang putus dalam hidup Anda? APakah senar terakhir nadanya tidak merdu lagi?

Janganlah melihat kebelakang, majulah terus, mainkan senar satu-satunya tadi. Mainkanlah senar terakhir itu semerdu mungkin./Mail









Sunday, January 25, 2009

Perjalanan Langkah dan Inspirasi

Alkisah, tersebutlah seorang pria yang putus asa dan ingin meninggalkan segalanya. Meninggalkan pekerjaan, hubungan, dan berhenti hidup. Ia lalu pergi ke hutan untuk bicara yang terakhir kalinya dengan Tuhan Sang Maha Pencipta.

“Tuhan,” katanya. “Apakah Tuhan bisa memberi saya satu alasan yang baik untuk jangan berhenti hidup dan menyerah ?”

Jawaban Tuhan sangat mengejutkan.

“Coba lihat ke sekitarmu. Apakah kamu melihat pakis dan bambu ?”.

“Ya,” jawab pria itu.

“Ketika menanam benih pakis dan benih bambu, Aku merawat keduanya secara sangat baik. Aku memberi keduanya cahaya. Memberikan air. Pakis tumbuh cepat di bumi. Daunnya yang hijau segar menutupi permukaan tanah hutan. Sementara itu, benih bambu tidak menghasilkan apapun. Tapi Aku tidak menyerah.

“Pada tahun kedua, pakis tumbuh makin subur dan banyak, tapi belum ada juga yang muncul dari benih bambu. Tapi Aku tidak menyerah.

“Di tahun ketiga, benih bambu belum juga memunculkan sesuatu. Tapi Aku tidak menyerah. Di tahun ke-4, masih juga belum ada apapun dari benih bambu. Aku tidak menyerah,” kataNya.

“Di tahun kelima, muncul sebuah tunas kecil. Dibanding dengan pohon pakis, tunas itu tampak kecil dan tidak bermakna. Tapi 6 bulan kemudian, bambu itu menjulang sampai 100 kaki. Untuk menumbuhkan akar itu perlu waktu 5 tahun. Akar ini membuat bambu kuat dan memberi apa yang diperlukan bambu untuk bertahan hidup. Aku tak akan memberi cobaan yang tak sangup diatasi ciptaan-Ku, “kata Tuhan kepada pria itu.

“Tahukah kamu, anakku, di saat menghadapi semua kesulitan dan perjuangan berat ini, kamu sebenarnya menumbuhkan akar-akar?”

“Aku tidak meninggalkan bambu itu. Aku juga tak akan meninggalkanmu.”

“Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain,” kata Tuhan.”Bambu mempunyai tujuan yang beda dengan pakis. Tapi keduanya membuat hutan menjadi indah.”

“Waktumu akan datang. Kamu akan menanjak dan menjulang tinggi.”

“Saya akan menjulang setinggi apa ?” tanya pria itu.

“Setinggi apa pohon bambu bisa menjulang?” tanya Tuhan

“Setinggi yang bisa dicapainya,” jawab pria itu.

“Ya, benar! Agungkan dan muliakan nama-Ku dengan menjadi yang terbaik, meraih yang tertinggi sesuai kemampuanmu,” kata Tuhan.

Pria itu lalu meninggalkan hutan dan mengisahkan pengalaman hidup yang berharga ini./Mail

Monday, November 5, 2007

Setiap langkah adalah Anugerah

* Seorang professor diundang untuk berbicara di sebuah basis militer. Di sana, ia berjumpa dengan seorang prajurit yang tak mungkin dilupakannya, Ralph, penjemputnya di bandara.
Setelah saling memperkenalkan diri, mereka menuju tempat pengambilan bagasi.
Ketika berjalan keluar, Ralph sering menghilang. Banyak hal dilakukannya.

Ia membantu seorang wanita tua yang kopornya jatuh dan terbuka, kemudian mengangkat dua anak kecil agar mereka dapat melihat sinterklas. Ia juga menolong orang yang tersesat dengan menunjukkan arah yang benar. Setiap kali, ia kembali ke sisi sang professor dengan senyum lebar menghiasi wajahnya.

Dari mana Anda belajar melakukan semua hal itu ? tanya sang professor. Melakukan apa ? tanya Ralph. Dari mana Anda belajar untuk hidup seperti itu ? desak sang professor.
Oh, kata Ralph, selama perang ..... Saya kira, perang telah mengajari saya banyak hal.
Lalu ia menuturkan kisah perjalanan tugasnya di Vietnam. Juga tentang tugasnya saat membersihkan ladang ranjau, dan bagaimana ia harus menyaksikan satu per satu temannya tewas terkena ledakan ranjau di depan matanya. Saya belajar untuk hidup di antara pijakan setiap langkah. katanya .......Saya tidak pernah tahu, apakah langkah berikutnya adalah pijakan
terakhir, sehingga saya belajar untuk melakukan segala sesuatu yang sanggup saya
lakukan tatkala mengangkat dan memijakkan kaki serta mensyukuri langkah sebelumnya.

Setiap langkah yang saya ayunkan merupakan sebuah dunia baru, dan saya kira sejak saat itulah saya menjalani kehidupan seperti ini. Kelimpahan hidup tidak ditentukan oleh berapa lama kita hidup, tetapi sejauh mana kita menjalani kehidupan yang bermakna bagi orang lain.
Nilai manusia .......tidak ditentukan dengan bagaimana ia mati, melainkan bagaimana ia hidup.
Kekayaan manusia bukan apa yang ia peroleh, melainkan apa yang telah ia berikan.

Selamat menikmati setiap langkah hidup Anda dan BERSYUKURLAH SETIAP SAAT
....... *Banyak orang berpikir bagaimana mengubah dunia ini. Hanya sedikit yang memikirkan bagaimana mengubah dirinya sendiri.. */Mail