Showing posts with label Life and Character. Show all posts
Showing posts with label Life and Character. Show all posts

Monday, March 9, 2009

The Top 5 Steps To Success

Success is far too often thought of as impossible. The fact is that no matter how far we get in our path to success we always end up further than where we started. Don't wait to better your life. Take these next 5 tips and begin your journey towards your very own success.

1. Decide What You Want

You are not getting anywhere without goals. The important part of putting yourself together for success is figuring out where you are going as opposed to flailing around and letting your resources get away from you. Do some goal setting, both in terms of large goals that are made for a lifetime and small goals that will get you where you there.

2. Who Are You?

Along your journey to success keep in mind that there will be people along the way that don't believe what you are doing is the right thing. Remember that these are their beliefs and not yours. If you start to listen to these people no matter who they are they are always thinking about what's right in their experiences and those experiences may not be whats right for you.

3. Know That You Are In Control

Know that everything that's happened in your life is in your control. Your reaction to a situation is what made you fail and now what will make you succeed. Let the past go and take control of your future.

4. Be Compassionate

When you are in a place where you are dealing with others, it is important to be compassionate. Not only could many people out there use some compassion, you will find that it does you good as well. It makes you more welcoming and more understanding, and it will teach you to let go of anger and to make sure that you can start your life over when you need to. Compassion can be a difficult thing to learn but it is also very important that you try.

5. Be Yourself

Everyone is different in their own way. Realize that you are who you are for some reason. You need to learn to be proud of who you are and what you want. Don't let others bring you down./articlesbase.com

Wednesday, January 28, 2009

Tuliskan Tujuan Hidupmu

Setelah kita melakukan eksplorasi dengan Tuhan dan diri sendiri, tiba waktunya kita menuliskan semua yang sudah kita dapatkan. Buatlah semacam kesimpulan akhir untuk mendapatkan pernyataan tujuan. Ini diperlukan karena Pernyataan tujuan akan mengekspresikan HAL UTAMA yang akan kita lakukan dalam hidup kita. Seorang pemimpin pernah berkata: "80% kegiatan sehari-hari orang yang sukses harus berada di dalam lingkup pernyataan tujuannya."
Ccontoh Pernyataan tujuan:
  • Charlie Wetzel (penulis dari buku-buku John C. Maxwell): "Dengan menulis, mengajar, dan menasehati, saya rindu mengekspresikan orang-orang dan menolong mereka menemukan tujuan, mengembangkan hubungan mereka dengan Allah dan menjangkau potensi mereka."
  • Yusak Budi Santoso: "Menjadi bapa bagi anak-anak muda yang terpinggirkan."

Dalam menuliskan pernyataan tujuan hidup, kita tidak perlu idealis dan menunggu sempurna melainkan beranikan diri saja untuk menuliskannya. Jangan malu karena sepertinya yang kita dapatkan kok sepele. Ingat, tidak ada yang sepele bagi Tuhan. Jangan takut menuliskan karena yang kita dapatkan sungguh sangat luar biasa. Pede aja lagi!/Budi Abdipatra

Sunday, January 25, 2009

Perjalanan Langkah dan Inspirasi

Alkisah, tersebutlah seorang pria yang putus asa dan ingin meninggalkan segalanya. Meninggalkan pekerjaan, hubungan, dan berhenti hidup. Ia lalu pergi ke hutan untuk bicara yang terakhir kalinya dengan Tuhan Sang Maha Pencipta.

“Tuhan,” katanya. “Apakah Tuhan bisa memberi saya satu alasan yang baik untuk jangan berhenti hidup dan menyerah ?”

Jawaban Tuhan sangat mengejutkan.

“Coba lihat ke sekitarmu. Apakah kamu melihat pakis dan bambu ?”.

“Ya,” jawab pria itu.

“Ketika menanam benih pakis dan benih bambu, Aku merawat keduanya secara sangat baik. Aku memberi keduanya cahaya. Memberikan air. Pakis tumbuh cepat di bumi. Daunnya yang hijau segar menutupi permukaan tanah hutan. Sementara itu, benih bambu tidak menghasilkan apapun. Tapi Aku tidak menyerah.

“Pada tahun kedua, pakis tumbuh makin subur dan banyak, tapi belum ada juga yang muncul dari benih bambu. Tapi Aku tidak menyerah.

“Di tahun ketiga, benih bambu belum juga memunculkan sesuatu. Tapi Aku tidak menyerah. Di tahun ke-4, masih juga belum ada apapun dari benih bambu. Aku tidak menyerah,” kataNya.

“Di tahun kelima, muncul sebuah tunas kecil. Dibanding dengan pohon pakis, tunas itu tampak kecil dan tidak bermakna. Tapi 6 bulan kemudian, bambu itu menjulang sampai 100 kaki. Untuk menumbuhkan akar itu perlu waktu 5 tahun. Akar ini membuat bambu kuat dan memberi apa yang diperlukan bambu untuk bertahan hidup. Aku tak akan memberi cobaan yang tak sangup diatasi ciptaan-Ku, “kata Tuhan kepada pria itu.

“Tahukah kamu, anakku, di saat menghadapi semua kesulitan dan perjuangan berat ini, kamu sebenarnya menumbuhkan akar-akar?”

“Aku tidak meninggalkan bambu itu. Aku juga tak akan meninggalkanmu.”

“Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain,” kata Tuhan.”Bambu mempunyai tujuan yang beda dengan pakis. Tapi keduanya membuat hutan menjadi indah.”

“Waktumu akan datang. Kamu akan menanjak dan menjulang tinggi.”

“Saya akan menjulang setinggi apa ?” tanya pria itu.

“Setinggi apa pohon bambu bisa menjulang?” tanya Tuhan

“Setinggi yang bisa dicapainya,” jawab pria itu.

“Ya, benar! Agungkan dan muliakan nama-Ku dengan menjadi yang terbaik, meraih yang tertinggi sesuai kemampuanmu,” kata Tuhan.

Pria itu lalu meninggalkan hutan dan mengisahkan pengalaman hidup yang berharga ini./Mail

Monday, December 22, 2008

Rahasia mengalami kemenangan dan kelimpahan


“..tetapi kekayaan orang berdosa disimpan bagi orang benar” (Amsal 13:22)

Sistem financial dunia sedang mengalami goncangan besar-besaran, sebagaimana alkitab katakan bahwa kekayaan supranatural akan terjadi pada saat-saat situasi yang paling buruk sekalipun.

Tuhan hampir mendatangkan uang bangsa-bangsa dan menempatkannya dalam tangan anda

Mengapa?

Kekayaan bangsa-bangsa adalah milik orang benar!

Allah telah menyebabkan pergantian kekayaan yang luar biasa sebanyak enam kali melalui alkitab. Allah melakukannya bagi Abraham, Isak, Yakub, Yusuf, anak-anak Israel dan Salomo

Tebak siapa berikutnya?

Anda

Percaya? Anda mungkin berpikir bahwa kedatangan pergantian kekayaan yang amat luar biasa ini tidak akan terjadi bagi anda tapi anda harus menyadari bahwa Allah ingin mencurahkan kekayaan bangsa-bangsa terhadap anak-anakNya seperti yang Allah lakukan dengan enam pergantian dimasa lampau

Kuncinya adalah Perjanjian

Tetapi apa yang orang-orang tersebut lakukan untuk menerima kelimpahan yang mengagumkan ini?

Kuncinya cumin satu kata: Perjanjian!

Saat anda ada didalam perjanjian dengan Allah yang memiliki jagat raya ini, saat ada hidup karib bersama dengan Allah, anda memiliki kunci tersebut untuk mengalami kemenangan, kemakmuran dan kelimpahan

Ingat apa yang Tuhan katakan kepada anak-anak Israel sebelum Tuhan mencurahkan berkat besar-besaran dan melepaskan mereka dari perbudakan: “Sebab Aku akan mengadakan perbedaan antara umat-Ku dan bangsamu. Besok tanda mujizat ini akan terjadi” (Keluaran 8:23).

Esok harinya, ada penyakit sampar, tapi diantara umat Allah tak satupun wabah yang mau mendekati mereka. Ada sesuatu yang tidak kelihatan, sesuatu pembatas antara umat Allah dengan orang-orang yang tidak percaya.

Allah hampir melakukan hal ini kembali. Mungkin ada dalam hidupmu wabah, goncangan, kehancuran tapi perlindungan dan kelimpahan yang dari Allah akan mengalir terhadap umatNya bahkan ditengah-tengah pergumulan anak-anakNya.

Percepatan mengalami kemenangan dan kelimpahan

Mengapa Allah sangat memberkati anak-anak Israel? Lebih penting lagi, apa yang Allah minta dari mereka?

Hal sebelum berkat luar biasa dicurahkan, pertama Allah meminta mereka untuk berdoa. Allah berkata bahwa setiap keluarga harus membawa korban bakaran. Kemudian, setelah korban dan darahnya tercurahkan, Allah berkata untuk pergi meminta uang dari orang-orang mesir

Doa mempercepat tuaian terjadi!

Sekarang sebagaimana anda mempersiapkan untuk mengalami berkat Tuhan, anda harus mengerti bahwa berkat tersebut tidak hanya semata-mata untuk keuntungan anda sendiri. Hal itu untuk kemuliaan Tuhan Yesus, anak Allah yang Maha Kuasa.

Saya katakana bahwa Allah yang kita layani adalah Allah yang ajaib

Benih anda

Apa yang menjadi bagian anda untuk mengharapkan berkat yang luar biasa ini adalah dengan tetap memberi. Dengan ketaatan memberi, kita akan mengalami sesuatu yang luar biasa dengan punya pengertian bahwa Allah memberkati kita dengan maksud menjadi berkat buat orang lain. (Kejadian 12:2)

Ketaatan adalah kunci untuk mengalami kelimpahan yang akan Tuhan curahkan bagi umatNya. Mungkin kelihatannya mustahil bagi anda saat ini tapi Allah punya rencana lain. Hal itu adalah hal dimana kita tetap taat.

Firman Tuhan menyatakan, “Lemparkanlah rotimu ke air, maka engkau akan mendapatnya kembali lama setelah itu. Berikanlah bahagian kepada tujuh, bahkan kepada delapan orang, karena engkau tidak tahu malapetaka apa yang akan terjadi di atas bumi” (Pengkhotbah 11:1-2). Ketika anda menabur, dijamin bahwa berkat Allah akan turun dalam hidupmu, hari ini dan esok! Dan Allah menjamin akan melindungi keuangan kamu seperti kamu menabur buat pekerjaanNya

Terima kasih buat segala sesuatu yang anda lakukan buat kerajaan Tuhan seperti yang kita ketahui bahwa “ … Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam” (Zakharia 4:6)./Tr, Immer

Sunday, December 21, 2008

Are You Afraid of Losing Your Job?

There are people today who are worried about losing their job. With the daily news of downsizing and company failures, many people are becoming afraid that they could become unemployed.

Recently, I have talked to a number of people who have lost their jobs. I have also been talking to people who are afraid of getting fired. There is something that I have shared with both groups.

Someone can take away your job or your current income. While that is certainly something that is very unpleasant, that is all that they can take away from you. They cannot take away who you are or what you can do.

Whenever you leave a job, either by your choice, or the company's choice, you take with you everything that you are and everything that you have. You take all of your experience with you. You take all of the skills and abilities that you have developed. Your discipline and work ethic come with you as well.

No one can ever take any of those things away from you.

For those who have been laid off, that is very important to remember. Being let go for no fault of your own can be hurtful. I know some who are bitter and angry. However, dwelling on the hurt and the emotions does not help one to seek out and find employment. Rather, the focus needs to be on what one has to offer.

That is something that those who are employed also need to remember too. If the day comes when you are let go, you still take with you all that you are and all that you can do.

Other points for anyone tempted to be afraid of losing their job include focusing on what you can control, knowing how to make the company money and expanding your skills at work.

First, remember that there are things that you can control and things you cannot control. Some decisions may be made in a corporate office hundreds of miles away. Some of these things you have no input in and no control over.

Focus on that which you can control. You can control your attitude. You can control the quality of your own individual work and make it the best that it can possibly be. You can, and you should, strive for excellence.

It's sad, but true that many workers have developed a slacker's work ethic. They do just enough to get by. They should have been developing a work ethic that is now needed and in demand.

Secondly, remember that the reason for being hired is to make money for the company. How few recognize that! If they really understood that, it would greatly influence their work ethic.

Thirdly, don't only strive for excellence in what you do; also look for ways to expand your skills. Learn things about other departments. Ask questions, get involved, and, volunteer to help someone else with their job.

Finally, being afraid will shackle you. Fear always keeps someone from freely moving forward. Working with fear will affect your productivity. You will not be able to work peacefully and accomplish all that you really could accomplish without fear.

I can remember specifically on two occasions when I was afraid of being fired. One situation was in the mid 70's and they were downsizing. The fear of getting fired was affecting my work, and I knew it.

The other time was in the early 90's. I was working for a small company and I just knew something was going on. Again, the fear of loosing my job was beginning to affect my performance. Thankfully in both cases, I was able to secure other employment. And, I took all my work ethic, skills and strengths with me.

As long as you are doing the very best that you can, it serves you no purpose to be afraid or worry that you might get fired. That only adds stress and affects your performance. If you think about it, with so much downsizing, in many workplaces, one person now does the work that two or three people did previously. You just cannot afford to have anything affect your performance.

So, refuse to live with fear. Refuse to go to work with fear. Tell fear to take a hike and then pour your heart and soul into what you are doing. Do your very best! Never comprise on a good work ethic. Remember, if you leave, you're taking your work ethic with you.

In the meantime, continue to grow and develop yourself, either in the field you are in, or in some other field. Make yourself more valuable this year than you were last year. Know that you are someone who has a lot to offer, wherever you are employed./articlesbase

Monday, November 10, 2008

Kapan Menikah?

"KAPAN NIKAH???"
"UDAH, JANGAN MILIH-MILIHLAH! !!"
"JANGAN LAMA-LAMA!!! !"
"JANGAN KEJAR KARIER TERUS DONG!!!"

Tiba-tiba kalimat-kalimat norak diatas jadi sering gue denger dari
orang-orang disekitar gue.... nyebelin banget! dan mungkin banyak
dialamin juga sama sebagian besar dari kalian semua
(sorry buat yg udah punya pasangan hehehhe...)

KAPAN NIKAH????
ya gak tau! emang kenapa sih kalo gue masih pengen sendiri?
emangnya gue bakalan membuat penipisan lapisan ozon makin cepat dengan
kesendirian gue.

UDAH JANGAN MILIH-MILIH! !!
Kok jangan milih-milih sih? MEMILIH ITU PENTING. Pada saat gue
memutuskan untuk menikah dengan lawan jenis dan bukan sesama jenis
aja. berarti gue sudah melakukan pemilihan (sadis amat sih contohnya
hehehhehe... .)

Pada saat gue memutuskan untuk menikah dengan si pria A dan bukan si
pria B, berarti gue sudah melakukan pemilihan. Pada saat gue
memutuskan untuk menikah dengan pria
yang seiman dan bukan yang beda kepercayaan, berarti gue sudah
melakukan pemilihan. SIAPA BILANG JANGAN MILIH-MILIH.

JANGAN LAMA-LAMA!!!
LHAAAA... emangnya gue si hunter (nama anjing gue) yang gak bisa
ngeliat doggy betina, langsung dikejar-kejar buat dikawinin. Dua
pribadi yang berbeda membutuhkan waktu untuk saling mengenal satu sama
lain. Lebih baik menyisihkan waktu lebih lama di waktu pendekatan atau
pacaran daripada mengambil keputusan gegabah dengan resiko menyesal
seumur hidup.

JANGAN NGEJAR KARIER TERUS!!!
Gue gak ngejar karier, gue ngejar gajinya hahahha.....
nikah itu butuh modal dan modal itu harus dikumpulin sedikit demi
sedikit bukan jatuh dari langit.
Gue justru ngeri ngeliat temen-temen gue yang berlomba-lomba nikah,
kalo gue tanya alasannya pasti karena umur,
desakan orang tua yang mulai malu karena anak gadisnya gak laku-laku,
takut dibilang perawan tua.
Ketakutan-ketakutan itulah yang membuat temen-temen gue "tutup mata"
terhadap setiap perbedaan yang justru sebetulnya sangat penting
untuk dipertimbangkan pada masa pacaran
apakah memang "gue itu tulang rusuknya dia" (buat yang cewek)
atau apakah "dia tulang rusuk gue " (buat yang cowok),
mereka punya prinsip yang penting nikah dulu.
mereka dengan gampangnya
berpikir bahwa karakter buruk yang sudah tertanam selama
berpuluh-puluh tahun didalam diri "sang kekasih" bisa hilang begitu
saja pada saat menikah.

Gue tahu mungkin banyak yang gak setuju dengan pendapat gue, tapi gue
gak mau menikah hanya karena masalah umur, siapa sih yang berhak
ngasih patokan umur seseorang untuk menikah? siapa sih yang berani
jamin bahwa nikah di umur 25 tahun akan lebih bahagia dari yang nikah
di umur 30 atau lebih?,
coba liat di catatan sipil, angka perceraian
paling tinggi terjadi pada pasangan yang menikah pada umur yang mana
(kalo udah dapet datanya, kasih tau gue ya, soalnya gue sendiri gak
pernah ngecek hahahahh.... )

Malah menurut gue menikah diusia 30 atau lebih itu banyak sisi baiknya,
karena disitu biasanya emosi seseorang sudah lebih stabil,
kedewasaan temperamen sudah mulai terbentuk, persiapan materi cukup
memadai.
(materi itu tetap harus masuk dalam pertimbangan dong, kan
gak bisa bayar listrik sama bayar telepon pake surat cinta),
Gue juga gak mau menikah karena desakan orang tua atau karena takut dibilang
perawan tua, yang ngejalanin pernikahan itu kan gue bukan mereka, yang
bakalan tanggung semua resiko kalo ada masalah kan gue bukan mereka,
perkawinan kan bukan tuk dibuat main-main apalagi trus kawin - cerai.
kebayang gak tuh kalo sampe salah milih bakalan sengsara seumur hidup.

JADI LU GAK PENGEN NIKAH?
GUBRAKKK.... !!!!
gue pasti pengen nikah tapi dengan alasan yang tepat, gue pengen nikah
karena gue menyadari bahwa hidup ini terlalu berat untuk dijalani
sendirian (ceileee...puitis amat lu),
gue pengen nikah karena gue
menyadari gue membutuhkan seseorang yang bisa saling mendukung dalam
segi spiritual dan material, gue pengen nikah karena gue butuh
menyayangi seseorang dan butuh untuk disayangi
(hihihihi... jadi malu nih), dan masih banyak lagi...
tapi yang jelas gak bisa ditentuin kapan waktunya,
bisa cepet bisa juga lama, kalo soal waktu kan terserah sama
yang DIATAS.

DON'T PUSH ME TO GET MARRY SOON, LET ME WAIT MY TIME, CAUSE MY GOD
WILL PROVIDE ME THE BEST PERSON WHEN THE TIME COMES.

--------------------------------------------------------------------------
Kenapa perkawinan bisa bertahan ?
Jawabnya sederhana : karena KOMITMEN !!

Kita berkomitmen untuk hidup bersama dengan orang yang sangat berbeda dengan kita.
Kita berkomitmen untuk mengisi segi-segi yang kurang dari pasangan kita.
Sama seperti kita juga menerima dia untuk mengisi kekurangan kita.
Justru semakin banyak kekurangan pasangan kita,
maka semakin berguna hidup kita.
Dan semakin banyak kekurangan kita, semakin banyak kita
menerima dari pasangan kita.
Kekurangan itu tidak semakin berkurang
dengan bergulirnya waktu...tapi terus bertambah.
Dan kita pun akan semakin banyak
harus mengisi kekurangan pasangan kita,
sementara kita juga semakin banyak menerima dari pasangan kita.

Kalau kita sudah malas berkomitmen, maka perkawinan sudah diambang
pembubaran. Tidak perlu menunggu orang kedua atau ketiga.
Semua itu ada dari dalam diri kita sendiri.

Jadi begitulah...
Kalo memang belum siap berkomitmen. ...
biar pun pacaran 10 tahun...
20 tahun... seyogyanya nggak usah married.
Biar aja orang lain yang cape komentar.
Toh yang akan menjalankan hidup berkeluarga nanti adalah
kita berdua... dan kelak anak-anak kita juga.
Memang ada yang bilang, ngapain pacaran lama-lama....
kalau sudah ada yang mau ya langsung saja.
Itu juga oke... bagaimana kita mampunya aja berkomitmen.

Ada yang bilang, perkawinan itu seperti main judi.
Tapi judi kan seperti tebak-tebakan. Untung-untungan.
Padahal perkawinan bisa dipelajari.
Saya bilang, perkawinan itu seperti sekolah tanpa akhir...
tanpa ijazah...
Tiap hari kita belajar, tiap hari kita ujian...
dan uji ketahanannya harus seumur hidup.

Satu hal... tidak ada perkawinan yang ideal !
Setiap pasangan memiliki pola sendiri. Jadi kita sendirilah yang
membuat perkawinan itu mau ideal apa tidak.
Jadi jangan mencontek perkawinan orang lain...
karena kita bukan menikah dengan salah satu pasangan yang ideal itu...
dan kita pun bukan pasangan ideal dari
orang yang ideal di luar sana.
Yang cocok untuk orang lain, belum tentu ideal untuk kita.
Yang cocok untuk kita, belum tentu ideal buat orang lain.


Note : "Segala sesuatu indah pada waktunya.."
Percayalah bahwa waktu Tuhan adalah yang terbaik dan yang sempurna!

Ketika saat ini engkau masih menunggu pasangan hidupmu, persiapkanlah dirimu..
isi lah tabung single mu dengan cinta NYA..Sebelum engkau dipertemukan,
Tuhan rindu agar engkau sungguh2 menikmati masa single mu bersama Tuhan,
memiliki hati yang melekat dengan NYA..
Ketika waktu nya tiba untuk engkau dipertemukan dengan pasangan hidupmu,
maka engkau akan melihat bahwa rencana NYA indah pada waktunya
dan engkau akan begitu terkagum-kagum melihat kisah cintamu ditulis langsung oleh NYA !!
Dan saat itu engkau telah siap untuk memasuki kehidupan baru untuk
menggenapi setiap rencana Nya dalam hidupmu ! =)

God Bless....

Thursday, November 6, 2008

Semangka

Ada seorang pelayan yang mengabdi kepada tuannya dengan segenap hati, bekerja dengan giat dan selalu menyenangkan hati tuannya.. Tuannya sangat sayang pada sang pelayan. dia ingin menguji sekaligus memberikan hadiah kepada pelayan setia itu dengan barang-barang berharga seperti emas dan intan, tetapi dimasukkan dalam buah semangka...,

Tuannya berkata, hai pelayan yang setia karena jerih payahmu aku berikan engkau hadiah sebuah semangka.... sang pelayan yang tidak tahu bahwa didalam semangka itu terdapat emas dan intan menjadi sangat kecewa.. dia merasa diperlakukan semena-mena oleh tuannya, jerih payahnya tidak dihargai...

Dia pulang dengan wajah sedih dan bersungut-sungut dan menyesal... mengapa saya harus bekerja giat kalau hanya mendapatkan bayaran semangka... dalam kesedihan dan perjalanan pulang kerumah .. maka DIA BERFIKIR DARI PADA HANYA MEMBAWA SEBUAH SEMANGKA LEBIH BAIK KUTUKAR DENGAN NASI SATU BUNGKUS DAN TEH SATU GELAS .. ( Mungkin mau buka puasa kali..)

DAN AKHIRNYA DIA TIDAK PERNAH MENDAPATKAN APA-APA SELAIN KEKECEWAAN, BERSUNGUT-SUNGUT DAN KEMARAHAN..Justru orang yang tidak tahu ( penjual nasi) mendapatkan rejeki nomplok karena semangka tersebut berisi emas dan intan...
Sahabat,

Kadang kita merasa bahwa kita sudah memberikan yang terbaik dalam tugas dan tanggungjawab kita.. tetapi apa yang kita dapatkan sepertinya tidak sesuai dengan jerih lelah kita.. bahkan mendapat masalah.. tapi tunggu dulu !!! jangan jangan TUHAN SEDANG MEMBUNGKUS HADIAH ITU dengan kertas kado yang namanya masalah dan tekanan.....sebenarnya kita tinggal selangkah lagi mendapatkan hadiah itu.. tetapi kita keburu menyerah dan menukarnya dengan hal-hal yang tidak berarti.....( bersungut-sungut, putus asa, bila lebih parah lagi bisa menyalahkan orang disekitar kita.. bahkan TUHAN...)
Jadi kalau anda mendapatkan KADO yang tidak menyenangkan ingatlah... jangan-jangan dibalik itu ada intan dan berlian...!!! atau anda kecewa selamanya.../Mail

Selamat menikmati hari-harimu ....
Selamat Membuka Kado .....
Semoga hari ini menyenangkan...
GBU

Saturday, October 25, 2008

Manajemen Stress

Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress, Stephen Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya :

"Seberapa berat menurut anda kira segelas air ini?"
Para siswa menjawab mulai dari 200 gr sampai 500 gr.

"Ini bukanlah masalah berat absolutnya.. .,
tapi tergantung berapa lama anda memegangnya. " kata Covey.

"Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama 1 jam, lengan kanan saya akan sakit. Dan jika saya memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin anda harus memanggilkan ambulans untuk saya. Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, maka bebannya akan semakin berat."

"Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi. Beban itu akan meningkat beratnya." lanjut Covey.
"Apa yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi". Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar kita dapat lebih segar & mampu membawanya lagi. Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sore ini, tinggalkan beban pekerjaan. Jangan bawa pulang. Beban itu dapat diambil lagi besok. Apapun beban yang ada dipundak anda hari ini, coba tinggalkan sejenak jika bisa. Setelah beristirahat nanti dapat diambil lagi.

Hidup ini singkat, jadi cobalah menikmatinya dan memanfaatkannya. ..
Hal terindah dan terbaik di dunia ini tak dapat dilihat, atau disentuh, Mantapi dapat dirasakan jauh di relung hati kita./Serbaguna.Wordpress.com

Tuesday, September 30, 2008

Mindset menentukan hidupmu

MINDSET? YES!

Mindset merupakan suatu kebiasaan atau sifat sikap mental yang menentukan bagaimana kamu mengartikan dan tanggap terhadap situasi yang ada.

Pemikiranmu menjadi kata-kata, kata-katamu menjadi tindakan dan tindakanmu menjadi tujuanmu. Seseorang sampai kepada hal itu, tapi saya selalu mengingatnya karena hal itu benar. Tindakan kami menunjukkan bagaimana sebenarnya kami dan sedangkal atau sedalam apa karakter kami.

Dimana kamu hari ini merupakan suatu refleksi dari kata-kata, pemikiran dan tindakan yang kamu lakukan hari, bulan dan tahun yang lalu. Tidaklah masalah seberapa banyak orang mempersalahkan orang tua, guru mereka, dimana mereka bertumbuh, TV, pemerintahan atau apapun, kebenarannya adalah tak seorangpun yang mendapati mereka dimana mereka hari itu tapi mereka sendiri. Lebih lama kita memilih untuk tidak bertanggung jawab dengan hidup kita, lebih lama pula kita menjalani hidup yang tak punya makna yang kita tidak cintai.

Saya mendengar seorang berusia 40 tahun yang mengeluh masalah hidup mereka dan tidak bertanggung jawab atas apa yang mereka sudah buat. Sebentar…. Jika kamu berpikir masalah-masalah akhir hidup ini nantinya, kamu keliru dan terlalu malas untuk melakukan sesuatunya dengan hal itu.

Berpikir sederhana saja dengan gambar yang kamu sudah lihat di TV. Disaat saya mulai marah karena harus antri berdiri dibelakang dua orang pada toko sembako, saya mengingatkan diri saya kalau banyak orang bahkan tidak tahu dimana makanan mereka dating malam ini. Hal ini merubah saya dari amarah menjadi rasa bersyukur.

Selanjutnya kamu perhatikan diri kamu sendiri disaat frustrasi atau marah tentang sesuatu dalam kehidupan kamu. Saya mengajak kamu untuk merubah perhatian kamu terhadap hal-hal yang besar didalam kehidupan kamu sendiri. Tidak masalah jika kamu berpikir bahwa kamu tidak punya cukup uang atau kamu marah terhadap anjing kamu karena mengunyah sepatu. Ingat berapa banyak kasih yang kamu dapatkan dalam memiliki anjing di tempat pertama dan pendapatan mingguan kamu lebih banyak dari pada beberapa orang yang berpenghasilan dalam sebulan atau setahun.

Tetap fokus atas apa yang sedang bekerja – untuk kamu dan untuk orang lain. Kita diserang dengan masukan negative sepanjang hari. Kita harus perhatikan apa yang masuk karena mata pencaharian kita tergantung atas apa yang kita keluarkan dengan kreatif. Kepala kita harus penuh dengan inspirasi yang positif atau tempat yang kosong dimana kita bisa bermimpi akan sesuatu.

Suatu penyelidikan baru-baru ini mengungkapkan bahwa orang-orang yang paling banyak menonton berita di TV adalah orang-orang yang paling takut dalam masyarakat kita. Kejahatan telah menurun di Amerika selama lebih satu decade, tapi sejak berita-berita berfokus terhadap hal itu dan mengulangnya berulang kali, banyak orang menerima pesan atau berpikir bahwa dunia tidak lagi aman. Orang-orang ini berakhir menjadi kurang percaya dan kurang berhasil sebagai hasil dari lumpuh secara emosi terhadap tingkat ketakutan mereka.

Ingat pepatah tua“Masuk sampah, Keluar sampah”? Jika kamu diminta tampil di TV yang didasarkan pada seseorang, hari ini kamu akan menjadi ‘Jerry Springer’ atau ‘Oprah?’

Ohh… saya tahu. Barangkali kamu tertawa dan terkekeh-kekeh saat ini

Kenyataannya, saya dapat melihat pertanyaannya nampak ketidakpercayaan pada wajah kamu.

Bahkan mungkin kamu berpikir bahwa kamu tidak akan menjadi salah satunya. Bayangkan saja kalau ada seorang anak muda di depan pintu kamu dan dia akan menempatkan kamu di limo saat ini dan kamu harus memilih satu pertunjukan atau yang lain untuk menjadi tamu atau kamu akan di kurung di rumah selama satu bulan. (Itu hal yang lucu, tapi kamu dapat intinya, saya ingin kamu memasukinya)

Ada perbedaan yang pasti antara para tamu ‘Oprah’ dan ‘Jerry’. Para tamu ‘Oprah’ memancarkan kepercayaan dan telah bertanggung jawab atas hidup mereka dan telah menciptakan limun dari jeruk. Para tamu ‘Jerry’ memancarkan jati diri yang rendah dan berpikir kalau mereka adalah para korban kehidupan. Bahkan lebih muruk, mereka berpikir kalau mereka memiliki hak untuk menimbulkan sikap kekalahan diri yang negative terhadap orang lain.

Orang-orang ‘Oprah’ tahu kalau mereka kreatif hingga akhir hidup mereka

Orang-orang ‘Jerry’ memilih untuk berpikir menerima hidup apa adanya. Dan kebenarannya adalah apa yang mereka yakini yang akan mereka dapatkan. Itu merupakan polisi gampangan yang keluar dalam mengatasi sesuatu dan banyak rakyat yang malah melakukannya.

Penting untuk menjaga sikap mental yang positif, tidak masalah seperti apa hidup kamu karena tidak ada yang lebih penting dari pada pemikiran kamu. Mereka menentukan bagaimana kamu mengalami menit, jam, hari, minggu, tahun, decade dan abad yang akan dating. Luputkan hidup kamu dari orang-orang dan keadaan yang tidak menginspirasi dan meramaikan kamu.

Sungguh hidup terlalu singkat untuk membangun sandiwara yang membingungkan dan para pengeluh yang tidak pernah mengubah sesuatu

Kita semua melemparkan ungkapan kemana-mana mengenai bagaimana hidup terlalu singkat, tapi kita tidak hidup dengan cara itu. Ambil sedikitnya satu tindakan hari ini untuk menguatkan bahwa kamu sedang menciptakan suatu kehidupan yang kamu cintai.

Hindari teman yang menghabiskan tenaga kamu. Baca autobiografi orang yang menginspirasi kamu. Matikan TV dan tuliskan tujuan-tujuan dan nilai-nilai yang bermakna dalam hidup kamu. Cobalah jalan-jalan di alam luas dengan seorang teman yang mendukung hal-hal yang terbaik dalam kamu. Tuliskan surat buat seseorang yang telah mempengaruhi hidup kamu dengan cara yang positif untuk mereka tahu kalau kamu punya mereka sebagai orang-orang yang berpengaruh didalam hidup kamu. Gosok perut anjing kamu dan perhatikan senyumannya yang sangat menggembirakan yang datang untuk menyambut kamu.

Kamu sedang membangun masa depat yang luar biasa. Pelajari orang-orang yang sukses dan kamu akan memperhatikan disekeliling mereka sendiri orang-orang lain yang berhasil dan menginspirasi mereka. Hidupmu adalah pertunjukamu, yang memilih untuk menjadi seorang ‘Oprah’ dan yang mengindari orang-orang ‘Jerry’ yang muncul dalam kehidupan kamu. Atau masih lebih baik, hilangkan Orang-orang ‘Jerry’ yang kamu temui seperti mereka seorang ‘Oprah’ yang terkubur dibagian dalam mereka sehingga kita semua dapat bersinar bersama-sama

Biarkan sikap mental positif yang ada dalam diri kamu mempengaruhi setiap orang yang kamu temui dan kita semua akan menikmati hidup yang lebih baik./Tr, Immer

Thursday, September 4, 2008

Cerita Kehidupan setelah menikah

Lima tahun usia pernikahanku dengan Ellen sungguh masa yang sulit. Semakin hari semakin tidak ada kecocokan diantara kami. Kami bertengkar karena hal-hal kecil. Karena Ellen lambat membukakan pagar saat aku pulang kantor. Karena meja sudut di ruang keluarga yang ia beli tanpa membicarakannya denganku, bagiku itu hanya membuang uang saja.

Hari ini, 27 Agustus adalah ulang tahun Ellen. Kami bertengkar pagi ini karena Ellen kesiangan membangunkanku. Aku kesal dan tak mengucapkan selamat ulang tahun padanya, kecupan di keningnya yang biasa kulakukan di hari ulang tahunnya tak mau kulakukan. Malam sekitar pukul 7, Ellen sudah 3 kali menghubungiku untuk memintaku segera pulang dan makan malam bersamanya, tentu saja permintaannya tidak kuhiraukan.

Jam menunjukkan pukul 10 malam, aku merapikan meja kerjaku dan beranjak pulang. Hujan turun sangat deras, sudah larut malam tapi jalan di tengah kota Jakarta masih saja macet, aku benar-benar dibuat kesal oleh keadaan. Membayangkan pulang dan bertemu dengan Ellen membuatku semakin kesal! Akhirnya aku sampai juga di rumah pukul 12 malam, dua jam perjalanan kutempuh yang biasanya aku hanya membutuhkan waktu 1 jam untuk sampai di rumah.

Kulihat Ellen tertidur di sofa ruang keluarga. Sempat aku berhenti di hadapannya dan memandang wajahnya. “Ia sungguh cantik” kataku dalam hati, “Wanita yang menjalin hubungan denganku selama 7 tahun sejak duduk di bangku SMA yang kini telah kunikahi selama 5 tahun, tetap saja cantik”. Aku menghela nafas dan meninggalkannya pergi, aku ingat kalau aku sedang kesal sekali dengannya.

Aku langsung masuk ke kamar. Di meja rias istriku kulihat buku itu, buku coklat tebal yang dimiliki oleh istriku. Bertahun-tahun Ellen menulis cerita hidupnya pada buku coklat itu. Sejak sebelum menikah, tak pernah ia ijinkan aku membukanya. Inilah saatnya! Aku tak mempedulikan Ellen, kuraih buku coklat itu dan kubuka halaman demi halaman secara acak.

14 Februari 1996. Terima kasih Tuhan atas pemberianMu yang berarti bagiku, Vincent, pacar pertamaku yang akan menjadi pacar terakhirku.

Hmm… aku tersenyum, Ellen yakin sekali kalau aku yang akan menjadi suaminya.

6 September 2001, Tak sengaja kulihat Vincent makan malam dengan wanita lain sambil tertawa mesra. Tuhan, aku mohon agar Vincent tidak pindah ke lain hati.

Jantungku serasa mau berhenti…

23 Oktober 2001, Aku menemukan surat ucapan terima kasih untuk Vincent, atas candle light dinner di hari ulang tahun seorang wanita dengan nama Melly. Siapakah dia Tuhan? Bukakanlah mataku untuk apa yang Kau kehendaki agar aku ketahui…

Jantungku benar-benar mau berhenti. Melly, wanita yang sempat dekat denganku disaat usia hubunganku dengan Ellen telah mencapai 5 tahun. Melly, yang karenanya aku hampir saja mau memutuskan hubunganku dengan Ellen karena kejenuhanku. Aku telah memutuskan untuk tidak bertemu dengan Melly lagi setelah dekat dengannya selama 4 bulan, dan memutuskan untuk tetap setia kepada Ellen. Aku sungguh tak menduga kalau Ellen mengetahui hubunganku dengan Melly..

4 Januari 2002, Aku dihampiri wanita bernama Melly, Ia menghinaku dan mengatakan Vincent telah selingkuh dengannya. Tuhan, beri aku kekuatan yang berasal daripadaMu.

Bagaimana mungkin Ellen sekuat itu, ia tak pernah mengatakan apapun atau menangis di hadapanku setelah mengetahui aku telah menghianatinya. Aku tahu Melly, dia pasti telah membuat hati Ellen sangat terluka dengan kata-kata tajam yang keluar dari mulutnya. Nafasku sesak, tak mampu kubayangkan apa yang Ellen rasakan saat itu.

14 Februari 2002, Vincent melamarku di hari jadi kami yang ke-6. Tuhan apa yang harus kulakukan? Berikan aku tanda untuk keputusan yang harus kuambil.

14 Februari 2003, Hari minggu yang luar biasa, aku telah menjadi Nyonya Alexander Vincent Winoto. Terima kasih Tuhan!

18 Juli 2005, Pertengkaran pertama kami sebagai keluarga. Aku harap aku tak kemanisan lagi membuatkan teh untuknya. Tuhan, bantu aku agar lebih berhati-hati membuatkan teh untuk suamiku.

7 April 2006, Vincent marah padaku, aku tertidur pulas saat ia pulang kantor sehingga ia menunggu di depan rumah agak lama. Seharian aku berada mall mencari jam idaman Vincent, aku ingin membelikan jam itu di hari ulang tahunnya yang tinggal 2 hari lagi. Tuhan, beri kedamaian di hati Vincent agar ia tidak marah lagi padaku, aku tak akan tidur di sore hari lagi kalau Vincent belum pulang walaupun aku lelah.

Aku mulai menangis, Ellen mencoba membahagiakanku tapi aku malah memarahinya tanpa mau mendengarkan penjelasannya. Jam itu adalah jam kesayanganku yang kupakai sampai hari ini, tak kusadari ia membelikannya dengan susah payah..

15 November 2007, Vincent butuh meja untuk menaruh kopi di ruang keluarga, dia sangat suka membaca di sudut ruang itu. Tuhan, bantu aku menabung agar aku dapat membelikan sebuah meja, hadiah Natal untuk Vincent.

Aku tak dapat lagi menahan tangisanku, Ellen tak pernah mengatakan meja itu adalah hadiah Natal untukku. Ya, ia memang membelinya di malam Natal dan menaruhnya hari itu juga di ruang keluarga.

Aku sudah tak sanggup lagi membuka halaman berikutnya. Ellen sungguh diberi kekuatan dari Tuhan untuk mencintaiku tanpa syarat. Aku berlari keluar kamar, kukecup kening Ellen dan ia terbangun… “Maafkan aku Ellen, Aku mencintaimu, Selamat ulang tahun…” (ts)

—————————-

Jika manusia bisa mencintai pasangannya tanpa syarat. Bayangkan, bagaimana besarnya cinta Tuhan kepada kita yang adalah ciptaanNya… anakNya… sahabatNya… saudaraNya… sehingga Ia memberikan AnakNya yang kekasih untuk mati di kayu salib bagi kita.

BKM - Buletin Komunitas Mudika Edisi Oktober 2008

Have a blessed day!

Yoh 3:16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal”

Sunday, October 21, 2007

Jalan dengan keong

Tuhan memberiku sebuah tugas, yaitu membawa keong jalan-jalan.Aku tak dapat jalan terlalu cepat, keong sudah berusaha keras merangkak,Setiap kali hanya beralih sedemikian sedikit
Aku mendesak, menghardik, memarahinya, Keong memandangku dengan pandanganmeminta-maaf,Serasa berkata : "aku sudah berusaha dengan segenap tenaga !"Aku menariknya, menyeret, bahkan menendangnya, keong terluka.Ia mengucurkan keringat, nafas tersengal-sengal, merangkak ke depan Sungguhaneh, mengapa Tuhan memintaku mengajak seekor keong berjalan-jalan.

Ya Tuhan! Mengapa ? Langit sunyi-senyap
Biarkan saja keong merangkak didepan, aku kesal dibelakang. *
Pelankan langkah, tenangkan hati.... *
Oh? Tiba-tiba tercium aroma bunga, ternyata ini adalah sebuah taman bunga.Aku rasakan hembusan sepoi angin, ternyata angin malam demikian lembut.Ada lagi! Aku dengar suara kicau burung, suara dengung cacing.Aku lihat langit penuh bintang cemerlang. Oh?Mengapa dulu tidak rasakan semua ini ?Barulah aku teringat, Mungkin aku telah salah menduga!
Ternyata Tuhan meminta keong menuntunku jalan-jalan sehingga aku dapatmamahami dan merasakan keindahan taman ini yang tak pernah kualami kalo akuberjalan sendiri dengan cepatnya.

"He's here and with me for a reason"
Saat bertemu dengan orang yang benar-benar engkau kasihi, Haruslah berusahamemperoleh kesempatan untuk bersamanya seumur hidupmu.Karena ketika dia telah pergi, segalanya telah terlambat.
Saat bertemu teman yang dapat dipercaya, rukunlah bersamanya.Karena seumur hidup manusia, teman sejati tak mudah ditemukan.
Saat bertemu penolongmu, Ingat untuk bersyukur padanya.Karena ialah yang mengubah hidupmu
Saat bertemu orang yang pernah kau cintai, Ingatlah dengan tersenyum untukberterima-kasih .Karena ia lah orang yang membuatmu lebih mengerti tentang kasih.
Saat bertemu orang yang pernah kau benci, Sapalah dengan tersenyum.Karena ia membuatmu semakin teguh / kuat.

Saat bertemu orang yang pernah mengkhianatimu, Baik-baiklah berbincanglahdengannya.Karena jika bukan karena dia, hari ini engkau tak memahami dunia ini.
Saat bertemu orang yang pernah diam-diam kau cintai, Berkatilah dia.Karena saat kau mencintainya, bukankah berharap ia bahagia ?
Saat bertemu orang yang tergesa-gesa meninggalkanmu, Berterima-kasihlahbahwa ia pernah ada dalam hidupmu.Karena ia adalah bagian dari nostalgiamu
Saat bertemu orang yang pernah salah-paham padamu, Gunakan saat tersebutuntuk menjelaskannya.Karena engkau mungkin hanya punya satu kesempatan itu saja untukmenjelaskan.
Saat bertemu orang yang saat ini menemanimu seumur hidup, Berterima-kasihlahsepenuhnya bahwa ia mencintaimu.Karena saat ini kalian mendapatkan kebahagiaan dan cinta sejati./Mail


Tuesday, October 18, 2005

Bersahabat itu pemberian

Jangan menunggu sampai kita punya apa-apa baru kita sesuatu dan menjadi sahabat bagi orang lain. Jangan menanti sampai kita jadi apa-apa baru kita berusaha menarik perhatian orang lain. Sebab orang lebih menyukai pemberian yang minim dengan cinta kasih yang besar, daripada pemberian besar yang diberikan tanpa kasih. Lebih baik kita memberi kesukaan bagi orang lain karena kita menyadari bahwa kita mengalami kesukaan dalam diri kita karena pengorbanan kita buat orang. Jangan sekali-kali memberi kalau tidak kita merasa punya cukup kasih yang menyertai pemberian kita, karena percayalah bahwa hal itu membuat kita makin merasa miskin dan menyesal. Jadilah pemberi yang merasakan kenikmatan dan kesukaan dalam memberi.



Seorang pemberi yang tulus biasanya juga punya cukup kasih yang besar untuk menolong orang lain dengan pemberian… Seorang pemberi tidak harus punya harta, tapi punya cukup hati. seorang pemberi tidak mesti punya waktu yang baik, tapi mesti punya watak yang baik. Seorang yang selalu mencari kesempatan untuk memberi, selalu mendapat kesempatan menerima, karena dalam memberi kita pasti menerima. Seseorang yang selalu sedia membuka pintu hati bagi sesamanya, pasti akan selalu mendapatkan pintu hati sesamanya yang terbuka dimanapun dimana ia berada. Berilah pemberian kepada sesama kita dengan kesadaran bahwa sesuatu pemberian kepada sesama kita sesungguhnya akan menjadi suatu pemberian bagi diri kita.



Jadilah diri kita sendiri dengan menjadi pribadi yang bersahabat. Orang yang dapat menjadi sahabat bagi orang lain, pasti juga bisa menjadikan sahabat bagi dirinya sendiri. Atau seseorang yang bisa menjadi sahabat terbaik bagi dirinya adalah pasti juga seorang yang menjadi sahabat terbaik bagi sesamanya. Dalam diri seorang sahabat sejati selalu kerinduan untuk berkorban, sebaliknya kita tak mungkin jadi sahabat sejati bila hati tak rela untuk berkorban. karena antara bersahabat dan berkorban ibarat dua sisi mata uang. dimana kita tak bisa bersahabat tanpa berkorban./Sahabat.wordpress.com